Sabtu, 05 Mei 2018

PRESENTASI E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN


PRESENTASI E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN

E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber:
1.      Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).
2.      Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
3.      Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).
Karakteristik E-learning
Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:
1.      Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
2.      Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
3.      Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
4.      Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.


Pada pembelajaran kali ini saya menggunakan Whatsaap grup sebagai aplikasi yang dipakai untuk berinteraksi antara guru dan siswa. Di dalam Whatsaap grup nanti kami membuat sebuah pemebelajaran, guru bisa dengan mudah menginformasikan sesuatu kepada siswanya. Materi yang akan diajarkan kali ini mengenai KOLOID sebelum interaksi melalui chatt dalam Grup guru bisa mengirim materi terlebih dahulu di grup tersebut dan meminta untuk anggota grup mempelajarainya setelah itu barulah interaksi melalui chatt grup di mulai. Diakhir pembelajaran nanti terdapat evaluasi berupa pertanyaan dari guru kepada anggota grup dan terdapat tugas tambahan dari guru tersebut. Dengan Aplikasi ini pembelajaran bisa dilakukan jarak jauh. Hanya saja penggunaannya sangat bergantung pada jaringan internet.

WhatsApp Messenger atau WhatsApp saja adalah aplikasipesan untuk smartphone dengan basic mirip BlackBerry Messenger. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web, dan lain-lain. Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi 3G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan online, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.




Berikut merupakan materi yang akan saya sampaikan:
koloid adalah campuran heterogen dari dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat berukuran antara 1 hingga 1000 nm terdispersi (tersebar) merata dalam medium zat lain. Zat yang terdispersi sebagai partikel disebut fase terdispersi, sedangkan zat yang menjadi medium mendispersikan partikel disebut medium pendispersi.
Secara makroskopis, koloid terlihat seperti larutan, di mana terbentuk campuran homogen dari zat terlarut dan pelarut. Namun, secara mikroskopis, terlihat seperti suspensi, yakni campuran heterogen di mana masing-masing komponen campuran cenderung saling memisah.
Warna pada cat berasal dari warna pigmen yang sebenarnya tidak larut dalam air ataupun medium pelarut lainnya. Namun demikian, cat terlihat seperti campuran yang homogen layaknya larutan garam dan bukan seperti campuran heterogen layaknya campuran pasir dengan air. Hal ini terjadi sebagaimana cat merupakan sistem koloid dengan pigmen terdispersi dalam air atau medium pelarut cat lainnya.
Berdasarkan fase terdispersi dan pendispersinya, jenis koloid dapat dibagi menjadi 8 golongan seperti pada tabel berikut.




Sifat-sifat Koloid
1. Efek Tyndall
Ketika seberkas cahaya diarahkan kepada larutan, cahaya akan diteruskan. Namun, ketika berkas cahaya diarahkan kepada sistem koloid, cahaya akan dihamburkan. Efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid ini disebut efek Tyndall. Efek Tyndall dapat digunakan untuk membedakan sistem koloid dari larutan. Penghamburan cahaya ini terjadi karena ukuran partikel koloid hampir sama dengan panjang gelombang cahaya tampak (400 – 750 nm).

2. Gerak Brown

Secara mikroskopis, partikel-partikel koloid bergerak secara acak dengan jalur patah-patah (zig-zag) dalam medium pendispersi. Gerakan ini disebabkan oleh terjadinya tumbukan antara partikel koloid dengan medium pendispersi. Gerakan acak partikel ini disebut gerak Brown. Gerak Brown membantu menstabilkan partikel koloid sehingga tidak terjadi pemisahan antara partikel terdispersi dan medium pendispersi oleh pengaruh gaya gravitasi.
4. Koagulasi
Muatan listrik sejenis dari partikel-partikel koloid membantu menstabilkan sistem koloid. Jika muatan listrik tersebut hilang, partikel-partikel koloid akan menjadi tidak stabil dan bergabung membentuk gumpalan. Proses pembentukan gumpalan-gumpalan partikel ini disebut koagulasi. Setelah gumpalan-gumpalan ini menjadi cukup besar, gumpalan ini akhirnya akan mengendap akibat pengaruh gravitasi.  Koagulasi dapat dilakukan dengan empat cara, yaitu:
1.      mekanik, yakni dengan pengadukan, pemanasan atau pendinginan;
2.      menggunakan prinsip elektroforesis, di mana partikel-partikel koloid bermuatan negatif akan digumpalkan di elektrode positif dan partikel-partikel koloid bermuatan positif akan digumpalkan di elektrode negatif jika dialirkan arus listrik cukup lama;
3.      menambahkan elektrolit, di mana ion positif dari elektrolit akan ditarik partikel koloid bermuatan negatif dan ion negatif dari elektrolit akan ditarik partikel koloid bermuatan positif sehingga partikel-partikel koloid dikelilingi oleh lapisan kedua yang memiliki muatan berlawanan dengan lapisan pertama. Apabila jarak antara kedua lapisan tersebut cukup dekat, muatan partikel koloid akan menjadi netral sehingga terjadilah koagulasi. Semakin besar muatan ion dari elektrolit, proses koagulasi semakin cepat dan efektif;
4.      menambahkan koloid lain dengan muatan berlawanan, di mana kedua sistem koloid dengan muatan berlawanan akan saling tarik-menarik dan saling mengadsorpsi sehingga terjadi koagulasi.

Koagulasi dapat dicegah dengan penambahan koloid pelindung, yakni suatu koloid yang berfungsi menstabilkan partikel koloid yang terdispersi dengan membungkus partikel tersebut sehingga tidak dapat saling bergabung membentuk gumpalan.

permasalahan :
1. bagaimana cara agar pembelajaran menjadi efektif dengan menggunakan e learning ini.?
2. apakah dengan menggunakan E learning dapat menumbuhkan minat dan bakat siswa.?




14 komentar:

  1. Jawaban permasalahan nomor 2
    Menurut saya E-learning bisa menumbuhakan bakat dan minat siswa seperti pada bidang multimedia maupun sains. Pada bidang multimedia contohnya membuat animasi, video yg menarik atau tampilan presentari yg menarik menggunakan aplikasi tertentu. Sedangkan dibidang sains dari menonton sebuah video percobaan siswa juga bisa tertarik untuk melakukan sebuah eksperimen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan jawaban mutia dimana dengan adanya elearning siswa akan lebih leluasa dalam memeperoleh informasi sehingg minat siswa akan tumbuh dalam mempelajari sesuatu. karana siswa dapat mencari kebenaran sendiri atau bertanya langsung kepada yang ahli

      Hapus
    2. menaggapi permasalhan nomor dua saudara, saya sependapat dengan mutia, selain itu dengan menggunakan E learning siswa juga dapat belajara secara mandiri. Selain itu siswa dapat menilai dan mengetahui bakat yang ada pada dirinya.

      Hapus
  2. saya ingin menanggapi pertanyaan nomor 1, cara yang lebih efektif didalam menggunakan media tersebut adalah dengan tambahan suara. kita tahu aplikasi whatshap bisa melakukan itu. apabila ada pertanyaan bisa langsung diucapkan tanpa diketik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya Sependapat dengan saudari yulinda Dan jika perlu diberi waktu lamanya proses pembalajaran Dan disertai tugas yang mendukung untuk tekecapaian yang Anda buat

      Hapus
  3. saya ingin menanggapi pertanyaan nomor 1. saya setuju dengan yang disampaikan saudari yulinda. untuk lebih memastikannya lagi lebih baik dilakukan dengan cara video call agar kita tahu bahwa memang benar-benar siswa bersangkutan ynag melakukan interaksi tersebut

    BalasHapus
  4. saya ingin mencoba menanggapi permasalahan pertama saudara, mengenai “ bagaimana cara agar pembelajaran menjadi efektif dengan menggunakan e learning ini” menurut saya agar pemebelajaran berbasis E-Learning ini menjadi lebih efektif dengan cara memberikan evaluasi dan juga tugas yang nanti akan dinilai maka dapat dilihat sejauh mana perkembangan siswa.

    BalasHapus
  5. Untuk membuat pembelajaran lebih efektif dengan e-learning adalah menghidupkan aktivitas pembelajaran dalam platform yg kita gunakan. Buka forum diskusi, sesi tanya jawab, serta lakukan evaluasi. Pilih platform yg kiranya sering dan mudah untuk digunakan, jadi e-learning dapat terlaksana dengan baik.

    BalasHapus
  6. Saya akan mencoba menjawab permasalahan pertama, menurut saya dengan menggunakan video call kita akan tahu bahwa siswa tersebut memang melakukan interaksi, kemudian juga dengan memberi reward dengan memberi nilai bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan yg diberikan

    BalasHapus
  7. Baiklah disini saya akan mencoba menjawab kedua yaitu menarik minat atau bakat siswa itu tergantung dengan interaksi yang berjalan di dalam proses e learning tersebut, apabila interaksinya monoton otomatis siswa akan bosan dan tidak akan bisa menarik minat dan bakat siswa tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. hal yang dapat menarik perhatian murid tersebut dapat berupa cara penyampaian matri di dalam e-learning itu, dapat juga dengan cara memberikan reward

      Hapus
  8. saya akan menanggapi pertanyaan dari saudara dimana bagaimana cara agar pembelajaran menjadi efektif dengan menggunakan e learning ini.?
    menurut saya untuk pembelajaran lebih efektif suasana, keadaan dan fasilitas tersedia dengan maksimal, suasana seperti waktu yang pada saat pembelajaran tepat, fasilitas seperti tersedianya alat alat yang digunakan, dan jaringan internet yang memadai sehingga mempermudah pembelajaran

    BalasHapus
  9. Baiklah disini saya akan menjawab permasalahan no 1
    Media merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Melalui media, proses pembelajaran bisa lebih menarik dan menyenangkan. Selain itu, penggunaan media juga dapat membantu memperjelas pesan pembelajaran. Informasi yang disampaikan secara lisan terkadang tidak dipahami oleh siswa terlebih apabila guru kurang cakap dalam menjelaskan materi. Disinilah peran media sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran berbasis E-Learning diharapkan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran. Selain itu, E-Learning juga menjadikan pembelajaran lebih efektif karena dapat membantu peserta didik belajar mandiri. Pembelajaran juga dapat dilakukan dalam jarak dan waktu yang berbeda.

    BalasHapus
  10. Pertanyaan pertama, agar lebih efektif tentunya guru harus memiliki trik tertentu seperti memberikan penugasan2 tertentu, prmberian nilai plus dalam diskusi online, dan banyak lagi cara lainnya

    BalasHapus

Revolusi Industri 4.0 Era revolusi industri 4.0 juga mengubah cara pandang tentang pendidikan. Perubahan yang dilakukan tidak hanya se...